Suatu kisah yang saya temukan dari note facebook seorang sahabat.
Alkisah... di suatu masa sebelum Nabi Muhammad meninggal, ada seorang Yahudi tua, buta dan miskin. Untuk menghidupi dirinya dia mengemis. Dia sangat membenci Nabi Muhammad, saking bencinya setiap kali ada orang yang memberinya uang, dia selalu bilang begini:
"JANGAN DEKATI MUHAMMAD... DIA ITU ORANG GILA!"
Begitu dan begitu seterusnya.
Hingga suatu saat, terdengarlah berita ini ke telinga Nabi Muhammad. Beliau pun mencoba mengunjungi Yahudi buta ini. Karena beliau tahu Yahudi buta ini pengemis, maka beliau pun membawa sebuah roti untuk diberikan kepada Yahudi buta tersebut.
Sesampainya disana, beliau melihat Yahudi buta ini sudah sangat tua, rencananya beliau ingin menyuapi Yahudi buta ini dengan roti yang dibawanya tadi. Tapi setelah melihat Yahudi buta ini ternyata sudah tidak mempunyai gigi alias ompong, maka diurungkanlah niatnya untuk menyuapinya dan pulanglah Rasullah ke rumah. Roti di Arab bentuknya bulat dan sedikit keras, sehingga orang yg sdh ompong akan sulit mengunyah roti tersebut.
Setelah pulang ke rumah, pergilah Rasulullah kembali mengunjungi si Yahudi buta tadi, tapi kali ini dengan membawa semangkuk susu. Susu ini dibawanya untuk mencelupkan roti tadi agar lembut dan bisa dimakan dengan mudah oleh si Yahudi buta tadi.
Sesampainya di hadapan Yahudi buta itu, maka dicelupkanlah roti tadi ke dalam susu, dan setelah lembut, disuapkannya roti tadi ke mulut Yahudi tua tadi dengan lembut dan penuh kasih sayang.
Dan seperti biasa, setelah berterima kasih.. si Yahudi tua ini kemudian mengucapkan kata kunci yg selalu dia ucapkan setiap kali orang memberi sesuatu padanya yaitu:
"JANGAN DEKATI MUHAMMAD... DIA ITU ORANG GILA!"
Dan yang disebut gila alias Muhammad tadi... hanya tersenyum saja dan meninggalkan si Yahudi buta ini.
Kejadian ini berlangsung terus setiap hari... hingga suatu saat meninggallah Nabi Muhammad... dan si Yahudi buta kehilangan roti lembut yang biasa dimakannya setiap hari. Tapi walau begitu, kebiasaan yang biasa dilakukannya untuk memberitahu orang bahwa MUHAMMAD GILA tidak pernah dia lupakan, walaupun si ORANG GILA sudah wafat sebetulnya.
Setelah kematian Rasulullah, kepemimpinan diganti oleh Abu Bakar Ash Shidiq. Beliau bertanya kepada anaknya Aisyah yang adalah istri Rasulullah, beliau bertanya, "APAKAH ADA PERILAKU RASULULLAH YANG BELUM SAYA IKUTI?" dan dijawab Aisyah "ADA YA BAPAKKU, RASULULLAH BIASA MENYUAPI PENGEMIS YAHUDI BUTA DENGAN ROTI".
Karena merasa belum berperilaku seperti Rasulullah, maka berangkatlah Abu Bakar menemui si Yahudi buta dengan membawa roti.
Sesampainya disana, maka berlututlah Abu Bakar untuk membeerikan suapan roti kepada Yahudi buta tadi. Nampaknya ada yang lupa diberitahukan oleh Aisyah, bahwa Nabi Muhammad selalu membawa susu juga untuk pencelup roti. Maka tatkala roti sudah masuk ke mulut Yahudi buta dan si Yahudi buta merasakan bahwa suapannya kasar dan roti yang dimasukkan ke mulutnya tidak lembut, maka membentaklah ia kepada Abu Bakar:
"HEY, SIAPA INI?! KASAR SEKALI!! KEMANA ORANG LEMBUT YANG BIASA MENYUAPI SAYA DENGAN ROTI LEMBUT?!!
Seketika menangislah Abu Bakar, tidak menyangka bahwa Nabi Muhammad bisa berlaku seperti itu kepada orang yang selalu menghinanya.
"DIA SUDAH MENINGGAL, DAN DIA ADALAH MUHAMMAD YANG SELALU KAU BILANG GILA"
Si Yahudi buta tertegun dan terdiam... seketika dia menangis...dan Memohon Bisa Di Saksikan Bersyahadat Di Hadapan Saydina Abu Bakar.
"Asyhadu Allaa Ilaaha Illalloohu Wa Asyhadu Anna Muhammadar Rasullulloh....."
0 komentar:
Poskan Komentar