adakah kau ingat
dulu
kita bermain
setiap waktu
dunia itu, dunia kemarin
dengan sepeda
dan hari-hari musim kemarau
tanpa hujan membasahi
seakan tiada akhir
waktu kita bersepeda
tiga sore hingga senja
sampai ibu memanggil kita pulang
tetapi...
masa itu diam-diam berlalu
kita tumbuh seperti yang lain
hingga tiba saat ini
menganggap kita terlalu dewasa
untuk bermain dengan pasir
dan bersepeda
kini...
kau bagai melati, terlalu cepat mekar
aku rindu saat itu
waktu mengajakmu
bermain sampai senja
sampai ibu memanggil kita pulang
ayo bermain!
kita masih muda
120607
hebat VINA!!
BalasHapus